Showing posts with label Tips Edukasi. Show all posts
Showing posts with label Tips Edukasi. Show all posts

Thursday, April 2, 2009

TIPS BELAJAR : MEMBACA CEPAT (2)

Oleh : Andreas Harefa


Kemauan dan kemampuan membaca Theodore Roosevelt, salah seorang presiden Amerika, sungguh luar biasa. Ia ditemukan membaca tiga buku dalam seharinya selama di Gedung Putih. Presiden Amerika lainnya, John F. Kennedy, diketahui mampu membaca dengan kecepatan mengagumkan, 1.000 kpm (kata per menit). Ini tentu prestasi yang luar biasa. Sebab, mengutip Harry Shefter yang pernah menulis Faster Reading Self Thought, pada umumnya orang biasa dapat melatih dirinya membaca sampai 350-500 kpm saja.

Hal yang sama juga ditegaskan Norman Lewis dalam karyanya How To Read Better and Faster. Fakta yang Lewis temukan dari Reading Clinic, Darmouth College, dan fakta dari kursus-kursus membaca cepat di Universitas Florida maupun Universitas Purdue, menunjukkan bahwa orang yang tidak terlatih hanya mampu membaca sekitar 110-245 kpm saja. Dan bila mereka dilatih selama 2-4 minggu (tidak disebutkan berapa jam pelatihannya), maka kemampuan itu dapat ditingkatkan menjadi 325-500 kpm. Apakah hal yang sama berlaku untuk orang Indonesia? Diperlukan suatu penelitian untuk menjawabnya.

Sunday, February 8, 2009

TIPS BELAJAR : MINAT BACA

Oleh: Andrias Harefa*

Amir Effendi Siregar dalam sebuah tulisan di majalah Warta E-konomi yang dipimpinnya, pernah menjelaskan bahwa ada 4 tingkat dalam komunikasi, yakni: pertama, tingkat intrapersonal; kedua, tingkat interpersonal; ketiga, tingkat group; dan keempat, mass communication. Dan kalau pendapat Siregar ini mau lebih disederhanakan, saya kira komunikasi dapat dibedakan dalam dua kategori saja, yakni: internal communication yang sama dengan intrapersonal communication, dan external communication yang mencakup interpersonal-group-mass communication.

Dalam hal ini buku, surat kabar, dan majalah-tabloid dipahami sebagai soal komunikasi massa, tingkat keempat atau kategori kedua yang saya sebut di atas. Sama halnya dengan soal mendengarkan radio, menonton televisi, dan berkomunikasi lewat internet atau pun dengan menggunakan alat komunikasi multimedia yang lebih canggih (baca: rumit). Dalam hal ini salah satu pertanyaan yang sering muncul beberapa tahun terakhir ini adalah mengapa buku, surat kabar, dan majalah-tabloid yang sempat membanjiri pasar di era serba bebas paska Orde Baru sangat banyak yang tidak laku dijual sehingga penerbit dan perusahaannya bangkrut?

Monday, February 2, 2009

TIPS BELAJAR: MEMBACA CEPAT (1)

Oleh: Andrias Harefa*

Dari publikasi harian
KOMPAS di tahun 80-an, saya pernah mencatat bahwa ada beberapa lembaga di Indonesia yang menyelenggarakan kursus membaca cepat (speed reading). Di antaranya ialah Institut Manajemen Prasetya Mulya (1984, sekarang pun masih), Aksara Dinamika (1984-1985), dan Data Search Indonesia (1987, sekaang tidak lagi). Dan setelah tahun 90-an, saya melihat bahwa speed reading merupakan salah satu mata pelatihan yang juga ditawarkan oleh Lembaga Manajemen PPM.

Membaca cepat diperlukan bagi mereka yang ingin terus meluangkan waktu yang relatif sempit untuk membaca. Mereka ini adalah orang-orang yang relatif sibuk karena memikul tugas dan tanggung jawab besar. Para eksekutif puncak, baik di lembaga-lembaga kenegaraan maupun bisnis, adalah contohnya. Kebutuhan mereka akan informasi dan pengetahuan relatif tinggi, sementar aktivitas keseharian mereka sangat padat sehingga waktu membaca sangat sedikit, itupun kalau mereka ingin tetap melakukannya. Pendek kata keterampilan membaca cepat diperlukan terutama bagi orang sibuk yang masih mau membaca. Tidak harus eksekutif puncak, wartawan, pengacara, dokter, atau pengajar dan ibu rumah tangga yang sibuk pun dapat memanfaatkannya.

Sunday, January 25, 2009

Berfikir Kritis

Learning without thought is labor lost Confucius


Berpikir Kritis adalah "ketetapan yang hati-hati dan tidak tergesa-gesa untuk apakah kita sebaiknya menerima, menolak atau menangguhkan penilaian terhadap suatu pernyataan, dan tingkat kepercayaan dengan mana kita menerima atau menolaknya." dari Critical Thinking oleh Moore dan Parker.

Strategi Untuk Membaca Secara Kritis
Tanyakan pertanyaan-pertanyaan berikut pada diri anda sendiri:
Apa topiknya?
Kesimpulan apa yang diambil oleh pengarang tentang topik tersebut?
Alasan-alasan apa yang diutarakan pengarang yang dapat dipercaya?
Hati-Hati dengan alasan yang tidak obyektif (misalnya kasihan, ketakutan, penyalahguaan statistik, dll) yang dapat menipu pembaca.

Wednesday, January 7, 2009

Penting untuk Diketahui!!

1. Bekas Botol Aqua
Mungkin sebagian dari kita mempunyai kebiasaan memakai dan memakai ulang botol plastik (Aqua, VIT, etc) dan menaruhnya di mobil atau di kantor. Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol(disebut juga sebagai polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai di botol2 ini mengandung zat2 karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja, jika anda ingin memakainya lebih lama, tidak boleh lebih dari seminggu, dan harus ditaruh ditempat yang jauh dari matahari. Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik rusak dan zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang kita minum. Lebih baik membeli botol air yang memang untuk dipakai berulang2, jangan memakai botol plastik.

2. Penggemar Sate
Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun setelahnya. Karena ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil pembakaran arang yang dapat menyebabkan kanker. Untuk itu kita punya, obatnya yaitu timun yang disarankan untuk dimakan setelah makan sate. Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi timun ternyata punya anti Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun setelah makan sate.

3. Udang dan Vitamin C
Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C.

Sunday, January 4, 2009

Tips Menulis - Menulis Sejak Kecil

Belajar menulis sejak dini sangat bagus untuk perkembangan anak, tidak peduli berapa usia mereka, dan berada di tingkat berapa mereka di sekolah. Pengaruh orang tua, guru, atau penyedia penitipan anak sangat besar terhadap perkembangan anak. Olehnya itu ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memotivasi anak Anda agar berminat untuk menulis.

Masa sekolah merupakan fase penting dimana anak sebaiknya melakukan banyak hal positif untuk perkembangan mereka, termasuk hal positif yakni menulis. Apapun bidang yang akan anak anda tekuni nantinya di masa kuliah, mereka pasti tetap akan dituntut untuk bisa menulis.

Essai, laporan, tes, proposal , skripsi, dan yang lainnya pasti membutuhkan keterampilan menulis yang lebih baik lagi. Disisi lain, jika keterampilan menulis seseorang meningkat,  tentunya akan ada keuntungan tersendiri yang akan di dapat oleh orang tersebut. Salah satu cara yang bagus dan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan menulis yakni dengan belajar menulis jurnal atau menulis sebagai bentuk pengekspresian diri.

Adapun beberapa tips yang dapat anda lakukan ketika membimbing anak anda agar tertarik untuk mengembangkan keterampilan menulisnya yaitu :

Friday, January 2, 2009

Matematika? Gampang!!

Matematika merupakan pelajaran yang menurut banyak orang sulit untuk dipelajari. Hal ini terjadi karena kebanyakan orang pada saat ini tidak begitu senang dengan teori-teori ilmiah yang berkaitan dengan perhitungan matematis. Tetapi, ada juga beberapa kelompok yang senang dengan pelajaran ini. Kelompok ini biasanya terdiri dari orang-orang yang terlahir dengan bakat menghitung matematis ataupun orang yang memang berminat dengan pelajaran matematika

Akan tetapi jika kita lihat fakta yang ada dan ingin secara sungguh-sungguh mempelajarinya, ternyata belajar matematika bukan hal yang sulit. Kita hanya perlu memahami strategi pembelajaran dan konsep-konsep dasar agar ke depannya kita mampu sukses belajar matematika

Ada 5 hal yang perlu diperhatikan dalam belajar matematika, yaitu :